Tahun Terbit : 2026
Penulis : Dra. Jeanne R. Malonda, M.Kes, AIFO., Defit K. Pesik, S.Or, M.Pd
Editor : Defit K. Pesik
Jumlah Halaman : v, 110
Ukuran : 15,5x23 cm
SINOPSIS
Fisiologi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu physis yang berarti alam atau fungsi, dan logos yang berarti ilmu pengetahuan. Secara etimologis maupun substantif, fisiologi dapat didefinisikan sebagai cabang ilmu biologi yang mengkaji fungsi normal organisme hidup beserta seluruh komponen penyusunnya, mencakup mekanisme fisik, biokimia, dan biofisika yang mendasari berbagai proses kehidupan (Guyton & Hall, 2016). Dalam konteks manusia secara khusus, fisiologi manusia memfokuskan perhatiannya pada bagaimana setiap sistem organ tubuh bekerja secara optimal, terkoordinasi, dan terintegrasi untuk mempertahankan kelangsungan hidup serta mendukung berbagai aktivitas fisik.
Sebagai sebuah disiplin ilmu, fisiologi memiliki sejarah panjang yang telah berkembang secara signifikan sejak abad ke-17. William Harvey, seorang dokter berkebangsaan Inggris, menjadi salah satu pelopor fisiologi modern melalui penemuannya tentang sirkulasi darah pada tahun 1628. Sejak saat itu, pemahaman manusia tentang cara kerja tubuh terus berkembang pesat seiring kemajuan teknologi dan metodologi penelitian ilmiah. Dewasa ini, fisiologi tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga bersifat integratif dan aplikatif, menghubungkan temuan di tingkat molekuler dengan manifestasi fungsi tubuh secara keseluruhan.